PT. Equityworld Futures

Official Website

  • PT Equityworld Futures
  • Profil PT Equityworld Futures
  • Legalitas PT Equityworld Futures
  • Fasilitas dan Layanan PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Linkedin
  • DROPDOWN MENU
Home » Uncategories » 8 Juta Blanko E-KTP Gagal Lelang, Mendagri Minta Maaf | PT Equityworld

8 Juta Blanko E-KTP Gagal Lelang, Mendagri Minta Maaf | PT Equityworld

Posted by PT. Equityworld Futures on Rabu, 16 November 2016


Sebanyak 8 juta blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) gagal dilelang akhir tahun ini. Terkait hal itu,  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memohon maaf atas kegagalan lelang yang berdampak pada sejumlah daerah.

"Kami mau minta ulang kembali siapa tahu ada perusahaan lain yang minat. Mungkin Peruri, mungkin PT Pura, atau siapa yang memang punya klasifikasi mengenai e-KTP," kata Tjahjo. Dengan rencana lelang ulang tersebut, Tjahjo optimis, pengadaan seluruh blanko e-KTP bisa diselesaikan pada pertengahan 2017. Dia pun yakin  pemenuhan blanko e-KTP tidak akan terlambat lagi.

"Tidak ada molor. Kami ingin pertengahan tahun depan sudah selesai semuanya," ucap politisi PDI Perjuangan itu. Untuk saat ini, sambung dia, pemerintah akan menerbitkan surat keterangan bagi masyarakat yang belum memiliki e-KTP. Nantinya, surat keterangan tersebut bisa digunakan bagi masyarakat untuk mengikuti Pilkada Serentak 2017. "Bisa ada surat keterangan bahwa dia sudah merekam datanya untuk ikut pilkada," tutup Tjahjo.

"Saya mohon maaf, memang mungkin salah Kemendagri," ungkap Tjahjo di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (16/11/2016). Ia menjelaskan kegagalan tersebut lantaran belum ada perusahaan yang memenuhi syarat administratif dan uji teknis dalam lelang blangko e-KTP.

"Anggaran cetakan sudah disediakan oleh Kemenkeu, hanya permasalahannya tender itu masih dikerjakan oleh perusahaan luar negeri. Itu sudah perjanjian internasional," ucap Tjahjo. Kemendagri, kata Tjahjo, juga sudah membuka ruang untuk mencoba pada perusahaan nasional. Namun, dari lima perusahaan yang ikut tender, kelimanya tidak memenuhi syarat secara teknis.

Menurut Tjahjo, pihaknya tak berani memaksakan proses lelang tersebut. Bila diteruskan, maka berisiko terseret persoalan hukum. Untuk itu, Kemendagri akan memproses lelang ulang terkait pengadaan 8 juta blangko e-KTP tersebut.

Pengumuman: Tak Ada Blanko E-KTP Hingga 2017! | PT Equityworld

Camat Denpasar Barat, Ida Bagus Joni Arimbawa, Rabu (16/11/2016) memasang pengumuman mengenai tak adanya blanko E KTP. Ini karena Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) gagal menggelar lelang pengadaan blanko. Akibatnya, tak ada blanko yang bisa dikirim ke daerah termasuk ke Denpasar sampai Januari 2017 nanti.

"Ditjen Dukcapil akan melakukan proses lelang pengadaan blanko KTP elektronik Anggaran 2017 lebih cepat, agar bulan Januari 2017 blanko sudah tersedia kembali," kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, Rabu (16/11/2016) kepada Tribun Bali.

"Dengan perasaan sedih dan berat hati, saya mengumumkan pelelangan blanko KTP elektronik 8 juta keping tidak ada perusahaan yang memenuhi syarat administratif dan uji teknis. Kami tidak berani memaksakan karena akan menjadi masalah hukum bila ditetapkan pemenangnya. Lelang blanko dinyatakan gagal lelang," imbuhnya melalui pesan WhatsApp. Surat edaran adanya gagal lelang blangko E-KTP juga telah sampai di Kecamatan di Denpasar.

Itu berarti paling cepat blanko E-KTP baru bisa dikirim ke daerah termasuk Denpasar pada Januari 2017. Atas kondisi ini, ia minta maaf kepada masyarakat adanya gagal lelang tersebut. Pihaknya sudah melayangkan surat edaran kepada seluruh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil seluruh Indonesia.

Surat edaran tertanggal 15 November 2016, mengumumkan adanya penundaan pengiriman blangko E-KTP lantaran gagal lelang di Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULP) untuk pencetakan 8 juta keping blangko E-KTP.

Menteri Tjahjo Upayakan Pertengahan 2017 Masyarakat Seluruhnya Pegang E-KTP | PT Equityworld

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, tetap menargetkan pertengahan 2017 masyarakat seluruhnya memegang E-KTP. Meskipun, saat ini persediaan blanko E-KTP di beberapa daerah semakin berkurang, bahkan sudah habis.

"Dalam waktu dekat ini akan kami buka lagi lelangnya. Jadi Februari 2017 sudah bisa diadakan," tambahnya. Dia juga meyakinkan kepada masyarakat di 101 daerah yang mengadakan Pilkada Serentak 2017 masih dapat mengikuti pemilihan tanpa E-KTP. "Tetapi tetap harus menyerahkan bukti surat keterangan sudah merekam dari Dinas Dukcapil daerahnya masing-masing," jelas Tjahjo.

"Kami tetap mengupayakan agar target pertengahan 2017 mendatang semua penduduk yang berhak dan wajib mempunyai E-KTP sudah bisa terealisasi," katanya melalui pesan singkat, Kamis (17/11/2016).

Namun, Kemendagri menjelaskan bahwa saat ini hingga akhir tahun, penyediaan blanko E-KTP tidak dapat dilakukan karena lima perusahaan yang mengikuti lelang dinyatakan gagal. Tjahjo menyebut bahwa hal itu tidak akan terlalu bermasalah karena dalam waktu dekat pihaknya akan segera membuka kembali lelang tersebut.


PT Equityworld

0 Response to "8 Juta Blanko E-KTP Gagal Lelang, Mendagri Minta Maaf | PT Equityworld"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social media

PT Equityworld Futures

  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Medan
  • PT Equityworld Futures Semarang
  • PT Equityworld Futures SSC
  • PT Equityworld Futures Manado
  • PT Equityworld Futures Surabaya
  • PT Equityworld Futures Samarinda
  • PT Equityworld Futures Cyber 2
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat

POPULAR POSTS

  • Jokowi Minta Aset TNI Didata Ulang | Equityworld Futures
    Presiden Joko Widodo meminta agar dilakukan pendataan ulang aset-aset TNI. Hal ini menurut dia bertujuan untuk optimalisasi aset TNI. Jok...
  • 6 Orang Tewas Disekap Perampok di Pulomas | Equityworld Futures
    Enam orang meninggal dunia diduga akibat kehabisan oksigen setelah disekap perampok di ruangan berukuran 1,5 meter x 1,5 meter, di sebuah...
  • Wakasal Arie Sembiring Meninggal Dunia | PT Equityworld
    Arie meninggalkan seorang istri, Ny. RR Maria Dian Marliana, dan tiga orang anak, Claudia Mary Josephine Sembiring Meliala, Antonius Anta...
  • 11 Ribu Peserta Ikuti Apel Nusantara Bersatu di Papua | Equity World
    Sekitar sebelas ribu warga dari berbagai kalangan mengikuti apel Nusantara Bersatu di Jayapura, Papua hari ini. Tokoh lintas agama mengaj...
  • KAI Gelar Bazar UMKM di 14 Stasiun | PT Equityworld
    PT Kereta Api Indonesia menggelar bazar usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di 14 stasiun sebagai bentuk sinergi perusahaan Badan Usaha M...
  • Harga Emas Antam Naik Rp1.000 | Equityworld Futures
    Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mengalami kenaikan harga pada hari ini. Tercatat, harga emas antam naik Rp1...
  • Jokowi Resmikan PLBN Entikong | Equity World
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (21/12/2016). Jokowi dan Iriana ...
  • Anies: Republik ini Dirancang Melindungi Semua Golongan | Equityworld Futures
    Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan akan memberi perhatian mengenai persatuan di Jakarta. Hal ini disampaikan pad...
  • Hak Politik Ratu Atut Dicabut |
    Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, tidak bisa memilih saat Pemilihan Gubernur Banten pada bulan Februari 2017 mendatang. Hal ini...
  • Pengacara Optimis Hakim Tak Lanjutkan Kasus Ahok | Equityworld Futures
    Sidang dengan agenda putusan sela kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar sebentar lagi. Hakim ...

PT Equityworld Futures

Memuat...

Label

  • Equity World
  • Equityworld Futures
  • equityworlf futures
  • PT Equityworld
  • PT Equityworld Futures Pusat
Copyright 2014 PT. Equityworld Futures. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger