PT. Equityworld Futures

Official Website

  • PT Equityworld Futures
  • Profil PT Equityworld Futures
  • Legalitas PT Equityworld Futures
  • Fasilitas dan Layanan PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Linkedin
  • DROPDOWN MENU
Home » Equity World » Equityworld Futures » PT Equityworld » Inneke Koesherawati Besuk Suami di Rutan KPK | Equityworld Futures

Inneke Koesherawati Besuk Suami di Rutan KPK | Equityworld Futures

Posted by PT. Equityworld Futures on Senin, 26 Desember 2016
Label: Equity World, Label: Equityworld Futures, Label: PT Equityworld


Artis Inneke Koesherawati menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi. Inneke hendak membesuk suaminya Fahmi Darmawansyah yang ditahan di Rumah Tahanan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur.
Inneke tiba di KPK sekitar pukul 08.00 WIB dan membawa anak-anaknya. Inneke yang tiba mengenakan pakaian kerudung warna abu-abu tidak menjawab pertanyaan wartawan.

Sebelumnya OTT tersebut berhasil menyita uang Rp 2 miliar dari Adami Okta dan Hardy kepada Eko Susilo. Uang tersebut terkait suap sebagai pemberian pertama dari total komitmen antara Edi Susilo dengan PT Technofo Rp 15 miliar atau 7,5 persen dari nilai proyek. KPK kemudian menetapkan Eko Susilo, Muhammad Adami Okta dan Hardi Stefanus sebagai tersangka. Eko Susilo ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat, Adami Okta ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur, sementara Hardi Stefanus ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur.

Inneke hanya diam terlihat sibuk mengurusi barang bawaannya di KPK. Saat meninggalkan KPK dan menuju Rutan Pomdam Jaya Guntur, Inneke juga tetap bungkam ketika ditanya mengenai kasus yang membelit suaminya itu.

Fahmi, direktur utama PT Melati Technofo Indonesia, ditahan KPK karena menjadi tersangka dugaan suap pengadaan lima unit monitoring satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla) thaun anggaran 2016. Tiga tersangka lainnya adalah Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama sekaligus Pelaksana Tugas Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut, Eko Susilo Hadi.

Kemudian dua tersangka lainnya adalah anak buah Fahmi di PT Melati Technofo Indonesia Muhammad Adami Okta dan Hardy Stefanus. Eko Susilo, Adami Okta dan Hardy langsung ditahan usai ditangkap KPK 14 Desember 2016. Sementara Fahmi berada di luar negeri sebelum operasi tangkap terjadi.

Suami Jadi Tersangka KPK, Inneke Koesherawati Posting Ini di Instagram | Equityworld Futures


Suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah telah secara resmi ditahan oleh penyidik KPK. Fahmi telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memberikan suap kepada Deputi Informasi Hukum dan Kerja Sama Bakamla Eko Susilo Hadi.

"Semoga urusan suaminya cepet kelar mba.. Kadang sabar itu susah.. Kadang ujian dr Allah swt sangat kita ga mengerti. Semoga Allah swt akan memberikan kebaikkan dibalik kesusahan ini.. Amin...," doa salah satu follower Inneke.

Setelah sebelumnya sangat sulit untuk ditemui, Inneke akhirnya mem-posting sebuah tulisan dalam akun Instagaram miliknya. Dalam akun pribadinya itu, Inneke mem-posting tulisan dengan bahasa inggris.

"Dear Allah SWT, Sometimes it's hard for me to understand what You really want to happen. But I trust You I Know You Will Give me what's Best," begitulah tulisan yang diposting Inneke dalam akun Instagramnya. Bukan hanya itu dalam keterangannya, Inneke juga menuliskan ucapan terima kasih kepada penggemar dan teman-temannya yang sudah mendoakannya selama ini.

"Untuk teman" yg mendoakan terima kasih atas semua doa & supportnya semoga Allah balas kebaikannya," tulis Inneke dalam keterangannya postingan Instagram miliknya. Sesaat mem-posting tulisan tersebut, follower Inneke pun langsung membanjiri kolom komentar Instagram tersebut.

Inneke Koesherawati ke KPK, Jenguk Suaminya di Rutan | Equityworld Futures


Artis Inneke Koesherawati menyambangi KPK. Dia datang untuk menjenguk suaminya, Fahmi Darmawansyah, yang ditahan di rumah tahanan (rutan) KPK. "Yang bersangkutan (Inneke) besuk (Fahmi)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (27/12/2016).

Fahmi dijerat KPK sebagai pemberi suap terkait pengadaan proyek satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla). Namun Fahmi membantahnya. Fahmi pun ditahan KPK sejak Jumat, 23 Desember lalu. Saat itu, Fahmi mengaku datang ke KPK atas inisiatifnya sendiri, yang kemudian dilanjutkan dengan penahanan.

Dalam kasus itu, Fahmi disangka menyuap Eko Susilo Hadi, yang menjabat Deputi Informasi Hukum dan Kerja Sama Bakamla. KPK pun telah menetapkan Fahmi dan Eko sebagai tersangka. Selain itu, dua karyawan PT Melati Technofo Indonesia (MTI), Muhammad Adami Okta dan Hardy Stefanus, juga telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut.

"Saya ke sini datang atas inisiatif saya sendiri. Saya belum dapat surat dari KPK. Mau klarifikasi ternyata surat sudah kita cek di rumah, di kantornya semuanya tidak masuk. Niat baik saya ke sini, tapi kondisinya seperti ini," kata Fahmi sembari digiring ke mobil tahanan saat itu.

Dia sempat berada di luar negeri saat operasi tangkap tangan (OTT) berlangsung. Pengacara Fahmi, Maqdir Ismail, mengatakan kliennya itu berada di Belanda untuk menjalani pengobatan.




Equityworld Futures





0 Response to "Inneke Koesherawati Besuk Suami di Rutan KPK | Equityworld Futures"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social media

PT Equityworld Futures

  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Medan
  • PT Equityworld Futures Semarang
  • PT Equityworld Futures SSC
  • PT Equityworld Futures Manado
  • PT Equityworld Futures Surabaya
  • PT Equityworld Futures Samarinda
  • PT Equityworld Futures Cyber 2
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat

POPULAR POSTS

  • Jokowi Minta Aset TNI Didata Ulang | Equityworld Futures
    Presiden Joko Widodo meminta agar dilakukan pendataan ulang aset-aset TNI. Hal ini menurut dia bertujuan untuk optimalisasi aset TNI. Jok...
  • 6 Orang Tewas Disekap Perampok di Pulomas | Equityworld Futures
    Enam orang meninggal dunia diduga akibat kehabisan oksigen setelah disekap perampok di ruangan berukuran 1,5 meter x 1,5 meter, di sebuah...
  • Wakasal Arie Sembiring Meninggal Dunia | PT Equityworld
    Arie meninggalkan seorang istri, Ny. RR Maria Dian Marliana, dan tiga orang anak, Claudia Mary Josephine Sembiring Meliala, Antonius Anta...
  • 11 Ribu Peserta Ikuti Apel Nusantara Bersatu di Papua | Equity World
    Sekitar sebelas ribu warga dari berbagai kalangan mengikuti apel Nusantara Bersatu di Jayapura, Papua hari ini. Tokoh lintas agama mengaj...
  • KAI Gelar Bazar UMKM di 14 Stasiun | PT Equityworld
    PT Kereta Api Indonesia menggelar bazar usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di 14 stasiun sebagai bentuk sinergi perusahaan Badan Usaha M...
  • Harga Emas Antam Naik Rp1.000 | Equityworld Futures
    Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mengalami kenaikan harga pada hari ini. Tercatat, harga emas antam naik Rp1...
  • Jokowi Resmikan PLBN Entikong | Equity World
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (21/12/2016). Jokowi dan Iriana ...
  • Anies: Republik ini Dirancang Melindungi Semua Golongan | Equityworld Futures
    Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan akan memberi perhatian mengenai persatuan di Jakarta. Hal ini disampaikan pad...
  • Hak Politik Ratu Atut Dicabut |
    Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, tidak bisa memilih saat Pemilihan Gubernur Banten pada bulan Februari 2017 mendatang. Hal ini...
  • Pengacara Optimis Hakim Tak Lanjutkan Kasus Ahok | Equityworld Futures
    Sidang dengan agenda putusan sela kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar sebentar lagi. Hakim ...

PT Equityworld Futures

Memuat...

Label

  • Equity World
  • Equityworld Futures
  • equityworlf futures
  • PT Equityworld
  • PT Equityworld Futures Pusat
Copyright 2014 PT. Equityworld Futures. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger