PT. Equityworld Futures

Official Website

  • PT Equityworld Futures
  • Profil PT Equityworld Futures
  • Legalitas PT Equityworld Futures
  • Fasilitas dan Layanan PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Linkedin
  • DROPDOWN MENU
Home » Uncategories » Anies Siapkan 'Pesaing' Aplikasi Qlue | PT Equityworld

Anies Siapkan 'Pesaing' Aplikasi Qlue | PT Equityworld

Posted by PT. Equityworld Futures on Senin, 28 November 2016


Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut di antara problem pelayanan pemerintah kepada masyarakat adalah pengawasan. Anie pun berjanji akan membuat masyarakat bisa ikut mengawasi kinerja jajaran pemerintah.

Dengan pengawasan terbuka seperti ini, Anies yakin dapat menghindari adanya potensi penyimpangan dalam pelayanan masyarakat. "Hari ini banyak sekali orang-orang yang bertanggung jawab, itu enggak kelihatan jadi tenang-tenang aja, enggak pernah muncul. Kami akan buat semua pengawasan, menjadi pengawasan yang sifatnya terbuka," katanya.

Pengawasan terbuka ini juga akan dilakukan dengan membuat sistem aplikasi yang dapat diakses masyarakat. Lantas, apa perbedaannya dengan aplikasi Qlue yang saat ini telah ada? "Selama ini kita tidak menunjukkan siapa yang bertanggung jawab, maka selalu akan lama. Tapi begitu kita bisa tunjukan siapa yang bertanggung jawab, maka langsung diketahui apa responsnya," jawab dia.

"Dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat, salah satu problem utamanya adalah pengawasan. Karena itu pengawasan harus bisa dilakukan secara terbuka," kata Anies, Senin (28/11/2016).

Ini disampaikannya saat blusukan ke Rumah Susun (Rusun) Flamboyan, di Jalan Menceng Raya, RW 10 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat. Kampanye Anies hari ini banyak diisi dengan menyapa warga di Rusun. Banyak warga yang mengeluhkan berbagai persoalan seperti air yang kadang tidak mengalir, hingga listrik yang kadang padam.

Selama ini masyarakat Jakarta bisa mengadukan keluhan lewat aplikasi Qlue. Tetapi menurut Anies, masyarakat juga perlu mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas masalah.

"Artinya siapa bertanggung jawab melakukan perkerjaan apa, itu diketahui oleh masyarakat. Sehingga ketika ada masalah, masyarakat tahu ke mana harus menyampaikan keluhan. Yang selama ini sering terjadi adalah pengawasannya tertutup, tidak diketahui oleh masyarakat," jelasnya.

Pengawasan terbuka yang dimaksud dilakukan dengan menampilkan penanggung jawab berwenang, yang melayani permasalahan masyarakat. Berbagai informasi petugas yang bertanggung jawab, nantinya akan ditampilkan kepada masyarakat. Hal ini agar masyarakat dapat menghubungi langsung petugas tersebut jika terjadi masalah.

"Seperti tempat ini, ada keluhan soal air, ada keluhan soal perawatan, tapi siapa yang penanggung jawab, siapa namanya, nomor kontaknya di mana, tidak diketahui. Karena itu ke depan, bila saya gubernur saya akan umumkan disetiap tempat yang disitu ada pelayanan, maka penanggung jawabnya akan ada namanya, ada fotonya, ada nomor kontakanya, untuk seluruh jenis pelayanan," jelasnya lagi.


Blusukan, Cagub Anies Kritisi Relokasi yang Dilakukan Pemprov DKI | PT Equityworld

Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mendapatkan keluhan dari warga perihal masalah penggunaan kartu Badan Pengelola Jaminan Sosial  (BPJS). Hal itu diketahui, saat cagub nomor urut 3 ini blusukan ke Gang Taniwan, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

Cagub nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga terus melakukan blusukan. Seperti mengunjungi sentral pembuatan tempe di Kemayoran, Jakarta Pusat. Di sana, Agus mendengar keluhan para pengrajin tempe. Khususnya bantuan modal dan stabilitas harga kedelai,

Mendengar hal tersebut, Agus berjanji akan memperhatikan dan mencatat keluhan perajin tempe. Menurutnya, jika perajin tempe diberikan modal usaha, mereka akan semakin berkembang. Untuk itu, ke depan dia bersama Sylviana Murni akan mengadakan koperasi. "Kami harap koperasi bisa lebih menyalurkan segala produk yang ada di pasar tradisional ini, termasuk tempe itu tadi," kata Agus di Kemayoran. 

"Kami akan tambah kapasitas rumah sakit untuk peserta BPJS. Termasuk akan memasukkan RS swasta ke dalam jaringan. Jadi semua RS akan memberikan pelayanan yang baik," kata Anies di lokasi, Senin 28 November 2016.

Tak hanya menyoroti masalah kesehatan, Anies juga melihat kurangnya perhatian dari aparatur pemerintah. Misalnya, dalam hal relokasi. Menurutnya, relokasi itu bukan solusi. Untuk itu, kedepan dia memilih melakukan penataan dalam konsep relokasi. "Ini manusia. Bukan barang. Jadi harus ditata. Tidak bisa dipindah-pindah," katanya.

Sementara itu, Cagub nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih berkampanye di kantor Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di kawasan Tanah abang, Jakarta Pusat. Dia menilai, tidak perlu lagi meningkatkan elektabilitas dengan menyapa warga. "Kita tunggu saja 15 Februari," ujarnya.


Anies: Ahok Berhasil Bersihkan Kali Tapi Gorong-gorong di Kampung Macet | PT Equityworld

Calon gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan mengkritik kinerja kandidat nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama. Menurut Anies dari seluruh program yang direncanakan Ahok hanya 35 persen tercapai. Sebanyak 65 persen sisanya melesat.

"Nah sering kali yang kita perhatikan yang 35 persen, kali jadi bersih, dan kita apresiasi Pak Basuki berhasil di dalam bersihkan kali-kali. Itu yang 35 persen itu, tapi yang 65 persen yang gorong-gorong di kampung-kampung, di jalan-jalan, itu enggak kelihatan itu. Itu enggak menarik perhatian, nah di situ yang macet. Ini contohnya," tambah Anies. 

Program yang meleset itu antara lain soal penanggulangan banjir di Jakarta. Anies menilai program Ahok menanggulangi banjir Jakarta tidak berjalan. 

"Contoh paling sederhana, lihat program penanggulangan banjir, program penanggulangan banjir itu bukan dijalankan dengan lebih efisien, tapi tidak berjalan. Enggak berjalan berapa, enggak berjalan 65 persen lebih. Yang berjalan hanya 35 persen. Padahal program ini sangat penting," kata Anies kepada wartawan di Rusun Bumi Cengkareng Indah, Jalan Kamal Raya, RW 16 Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng Jakarta Barat, Senin (28/11/2016).

Ironinya, kata Anies, selama ini masyarakat DKI hanya melihat sekitar 35 persen program Ahok yang berjalan itu. Padahal ada sekitar 65 persen program lainnya dikatakan tidak terlihat.




PT Equityworld




0 Response to "Anies Siapkan 'Pesaing' Aplikasi Qlue | PT Equityworld"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social media

PT Equityworld Futures

  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Medan
  • PT Equityworld Futures Semarang
  • PT Equityworld Futures SSC
  • PT Equityworld Futures Manado
  • PT Equityworld Futures Surabaya
  • PT Equityworld Futures Samarinda
  • PT Equityworld Futures Cyber 2
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat

POPULAR POSTS

  • Jokowi Minta Aset TNI Didata Ulang | Equityworld Futures
    Presiden Joko Widodo meminta agar dilakukan pendataan ulang aset-aset TNI. Hal ini menurut dia bertujuan untuk optimalisasi aset TNI. Jok...
  • 6 Orang Tewas Disekap Perampok di Pulomas | Equityworld Futures
    Enam orang meninggal dunia diduga akibat kehabisan oksigen setelah disekap perampok di ruangan berukuran 1,5 meter x 1,5 meter, di sebuah...
  • Wakasal Arie Sembiring Meninggal Dunia | PT Equityworld
    Arie meninggalkan seorang istri, Ny. RR Maria Dian Marliana, dan tiga orang anak, Claudia Mary Josephine Sembiring Meliala, Antonius Anta...
  • 11 Ribu Peserta Ikuti Apel Nusantara Bersatu di Papua | Equity World
    Sekitar sebelas ribu warga dari berbagai kalangan mengikuti apel Nusantara Bersatu di Jayapura, Papua hari ini. Tokoh lintas agama mengaj...
  • KAI Gelar Bazar UMKM di 14 Stasiun | PT Equityworld
    PT Kereta Api Indonesia menggelar bazar usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di 14 stasiun sebagai bentuk sinergi perusahaan Badan Usaha M...
  • Harga Emas Antam Naik Rp1.000 | Equityworld Futures
    Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mengalami kenaikan harga pada hari ini. Tercatat, harga emas antam naik Rp1...
  • Jokowi Resmikan PLBN Entikong | Equity World
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (21/12/2016). Jokowi dan Iriana ...
  • Anies: Republik ini Dirancang Melindungi Semua Golongan | Equityworld Futures
    Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan akan memberi perhatian mengenai persatuan di Jakarta. Hal ini disampaikan pad...
  • Hak Politik Ratu Atut Dicabut |
    Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, tidak bisa memilih saat Pemilihan Gubernur Banten pada bulan Februari 2017 mendatang. Hal ini...
  • Pengacara Optimis Hakim Tak Lanjutkan Kasus Ahok | Equityworld Futures
    Sidang dengan agenda putusan sela kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar sebentar lagi. Hakim ...

PT Equityworld Futures

Memuat...

Label

  • Equity World
  • Equityworld Futures
  • equityworlf futures
  • PT Equityworld
  • PT Equityworld Futures Pusat
Copyright 2014 PT. Equityworld Futures. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger