PT. Equityworld Futures

Official Website

  • PT Equityworld Futures
  • Profil PT Equityworld Futures
  • Legalitas PT Equityworld Futures
  • Fasilitas dan Layanan PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Linkedin
  • DROPDOWN MENU
Home » Uncategories » Kata Pedagang Soal Online Shop yang Mulai Jegal Penjualan iPhone BM | Equity World

Kata Pedagang Soal Online Shop yang Mulai Jegal Penjualan iPhone BM | Equity World

Posted by PT. Equityworld Futures on Jumat, 11 November 2016

Tokopedia telah mengklaim jika pihaknya telah menutup akses bagi para pedagang nakal yang menjual iPhone ilegal atau black market (BM). Tercatat setidak ada 3 seri iPhone BM yang saat ini tidak lagi beredar di Tokopedia, yakni seri iPhone 6S, 7 dan 7 plus. Sebagai salah satu situs belanja online yang cukup populer, langkah yang dilakukan Tokopedia itu layak mendapat apresiasi. Apalagi selama ini sudah menjadi rahasia umum, jika e-commerce telah menjadi lahan subur, bagi peredaran berbagai produk BM, termasuk smartphone ilegal.


“Kalau di Tokopedia tidak bisa jualan, kita tinggal pindah toko online sebelah. Seandainya toko online sebelah juga melarang, ya sudah saya jual produk yang legal-legal saja. sementara produk BM saya jual di toko fisik saja,” timpal pria yang membuka lapak di kawasan Mal Ambasador kepada Selular.

Terkait langkah Tokopedia tersebut, para pedagang ponsel tradisional yang kebetulan juga membuka lapak online di berbagai e-commerce, angkat bicara. Felix, pemilik Nirwana Cell berkomentar, jika dirinya menghargai tindakan yang dilakukan oleh Tokopedia tersebut. “Walau dalam hati cukup menyayangkan, tapi saya rasa sah-sah saja Tokopedia melakukan hal tesebut (menstop peredaran iPhone BM). Lagian sepengetahuan saya, di online shop lain belum ada kebijakan yang melarang menjual iPhone BM,” tuturnya.

Salah satu produk yang sedang banyak dicari, adalah iPhone generasi terbaru,” tukasnya.
Sementara itu, Jacky pemilik J-Phone, mengaku tidak ambil pusing jika nantinya langkah yang di ambil Tokopedia di ikuti online shop yang lain. “Jujur saya nggak terlalu ambil pusing, lagian belum semua e-commerce punya kebijakan yang sama. Jika akhirnya semuanya online shop punya kebijakan yang sama, berarti di gerai online saya akan fokus jual produk resmi saja,” tuntasnya.

Di kawasan yang sama, Putri salah satu pegawai Pelangi Cel, cukup kaget saat mengetahui kebijakan Tokopedia yang menutup akses penjualan iPhone ilegal. “Jujur saya baru mengetahui tadi pagi, si bos juga sempat kaget, tapi sekarang sudah biasa saja. Intinya kami menghargai, bahkan salut dengan langkah Tokopedia yang berani menjegal peradaran iPhone BM,” tuturnya. Putri melanjutkan, sejauh ini pemasukan dari lapak online yang di kelola bos-nya, terbilang lumayan. “Persentasi persinya saya kurang tahu, tapi minimal dalam sehari setidaknya ada 3-5 unit smartphone, yang terjual di lapak on line yang kami kelola.

Meski Dilarang, iPhone BM Didiskon dan Dijual Bebas di Pesta Diskon 11.11

Sejumlah situs e-commerce mendiskon lini iPhone 6S, 6S Plus, 7, dan 7 Plus. Pemotongan harga tersebut untuk merayakan Pesta Diskon "Singles' Day", yang jatuh pada hari ini, Jumat (11/11/2016). Padahal, Kementerian Perdagangan baru saja mengeluarkan edaran bagi situs e-commerce untuk tidak menjual iPhone BM.

Momen Singles' Day atau Hari Lajang sering kali dimanfaatkan oleh situs jual beli online untuk memberi diskon besar-besaran, mengikuti tradisi di China yang dilakukan oleh situs e-commerce Alibaba. Di Indonesia, momen ini disambut dengan gelaran Pesta Diskon 11.11. Pantauan KompasTekno, beberapa situs e-commerce yang menggelar pesta diskon iPhone pada Singles' Day adalah Lazada, JD.ID, MatahariMall, dan Blibli. Tak tanggung-tanggung, diskonnya mencapai 60 persen.

Meski demikian, perlu diketahui bahwa lini iPhone 6S ke atas belum resmi dijual di Indonesia. Apple masih terhalang syarat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah untuk ponsel 4G dari vendor global. Artinya, produk Apple yang dijajakan dengan diskon menggiurkan itu adalah produk ilegal alias black market (BM).

Ironisnya, Kementerian Perdagangan dikatakan baru saja mengeluarkan edaran bagi situs e-commerce untuk tak menjual iPhone BM. Salah satu yang sudah patuh pada imbauan tersebut adalah Tokopedia. Pada situsnya, Tokopedia memberi tahu bahwa pihaknya telah menghapus produk iPhone 6S, 6S Plus, 7, dan 7 Plus dari katalog jual belinya. Hal itu dibenarkan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya.

"Benar, ada surat dari Kemendag. Kami harap ini (surat) tidak tebang pilih," kata dia kepada KompasTekno.

Selain berharap aturan Kemendag ditegaskan secara adil pada semua situs e-commerce, William juga mengimbau agar penggunanya melapor jika ponsel yang masuk kriteria BM masih tersedia di Tokopedia. “Kalau masih ada produk kami yang melanggar aturan, baik pemilik resmi, pemerintah, maupun konsumen bisa saja memakai prosedur pelaporan yang ada dalam platform kami,” ia menuturkan. 

KompasTekno sudah menghubungi Kemendag perihal surat edaran pelarangan iPhone BM pada situs e-commerce. Hingga siang ini, belum ada jawaban yang diberikan.  Diketahui, aturan TKDN yang berlaku saat ini mengharuskan vendor asing mematrikan konten lokal sebesar 20 persen. Porsinya akan meningkat menjadi 30 persen per Januari 2017. 

Apple sendiri sudah mempersiapkan diri memenuhi aturan itu, meski status saat ini belum memenuhi. Pabrikan Cupertino tersebut bakal membangun tiga pusat inovasi untuk memenuhi aspek komitmen investasi TKDN.

Tokopedia Larang Penjualan iPhone 6s dan iPhone 7 BM


Tak bisa dipungkiri bahwa saat ini banyak beredar iPhone 6s dan iPhone 7 Black Market (BM) di toko-toko online di Indonesia, meski Apple belum bisa secara resmi menjualnya karena masih terkendala aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

Sementara Tokopedia sudah mematuhi pemberitahuan dari Kemenperin, toko online besar terkenal lainnya seperti, Lazada, BukaLapak dan JD.ID, tampaknya belum mengikuti langkah yang sama. Mereka masih menjual seri iPhone BM tersebut.

Untuk memerangi peredaran iPhone BM tersebut di Indonesia, salah satu toko online besar di Tanah Air yaitu Tokopedia seperti dilansir Kompas Tekno mengumumkan melarang penjualan iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPhone 7, dan iPhone 7 Plus di situsnya. Tokopedia mengambil langkah tersebut sebagai bentuk ketaatannya terhadap pemberitahuan resmi dari Kementerian Perdagangan Indonesia dan juga untuk kenyamanan dan keamanan pelaku usaha.

“Sesuai pemberitahuan resmi dari Kementerian Perdagangan Indonesia, produk iPhone 6s, 6s Plus, 7 dan 7 Plus kami hapus demi kenyamanan & keamanan pelaku usaha”.

Tokopedia benar-benar sudah menghapus produk iPhone 6s atau iPhone 7 BM di situsnya. Ketika tim MakeMac mengeceknya, keempat model iPhone BM tersebut memang sudah tidak ditemukan lagi. Produk yang ada kaitannya dengan iPhone 6s atau iPhone 7 adalah produk aksesoris seperti casing dan charger.



Equity World



0 Response to "Kata Pedagang Soal Online Shop yang Mulai Jegal Penjualan iPhone BM | Equity World"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social media

PT Equityworld Futures

  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Medan
  • PT Equityworld Futures Semarang
  • PT Equityworld Futures SSC
  • PT Equityworld Futures Manado
  • PT Equityworld Futures Surabaya
  • PT Equityworld Futures Samarinda
  • PT Equityworld Futures Cyber 2
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat

POPULAR POSTS

  • Jokowi Minta Aset TNI Didata Ulang | Equityworld Futures
    Presiden Joko Widodo meminta agar dilakukan pendataan ulang aset-aset TNI. Hal ini menurut dia bertujuan untuk optimalisasi aset TNI. Jok...
  • 6 Orang Tewas Disekap Perampok di Pulomas | Equityworld Futures
    Enam orang meninggal dunia diduga akibat kehabisan oksigen setelah disekap perampok di ruangan berukuran 1,5 meter x 1,5 meter, di sebuah...
  • Wakasal Arie Sembiring Meninggal Dunia | PT Equityworld
    Arie meninggalkan seorang istri, Ny. RR Maria Dian Marliana, dan tiga orang anak, Claudia Mary Josephine Sembiring Meliala, Antonius Anta...
  • 11 Ribu Peserta Ikuti Apel Nusantara Bersatu di Papua | Equity World
    Sekitar sebelas ribu warga dari berbagai kalangan mengikuti apel Nusantara Bersatu di Jayapura, Papua hari ini. Tokoh lintas agama mengaj...
  • KAI Gelar Bazar UMKM di 14 Stasiun | PT Equityworld
    PT Kereta Api Indonesia menggelar bazar usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di 14 stasiun sebagai bentuk sinergi perusahaan Badan Usaha M...
  • Harga Emas Antam Naik Rp1.000 | Equityworld Futures
    Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mengalami kenaikan harga pada hari ini. Tercatat, harga emas antam naik Rp1...
  • Jokowi Resmikan PLBN Entikong | Equity World
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (21/12/2016). Jokowi dan Iriana ...
  • Anies: Republik ini Dirancang Melindungi Semua Golongan | Equityworld Futures
    Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan akan memberi perhatian mengenai persatuan di Jakarta. Hal ini disampaikan pad...
  • Hak Politik Ratu Atut Dicabut |
    Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, tidak bisa memilih saat Pemilihan Gubernur Banten pada bulan Februari 2017 mendatang. Hal ini...
  • Pengacara Optimis Hakim Tak Lanjutkan Kasus Ahok | Equityworld Futures
    Sidang dengan agenda putusan sela kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar sebentar lagi. Hakim ...

PT Equityworld Futures

Memuat...

Label

  • Equity World
  • Equityworld Futures
  • equityworlf futures
  • PT Equityworld
  • PT Equityworld Futures Pusat
Copyright 2014 PT. Equityworld Futures. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger