PT. Equityworld Futures

Official Website

  • PT Equityworld Futures
  • Profil PT Equityworld Futures
  • Legalitas PT Equityworld Futures
  • Fasilitas dan Layanan PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Linkedin
  • DROPDOWN MENU
Home » Equity World » Equityworld Futures » PT Equityworld » Mensos Khofifah Kirim Karangan Bunga ke Rumah Ir Dodi | PT Equityworld

Mensos Khofifah Kirim Karangan Bunga ke Rumah Ir Dodi | PT Equityworld

Posted by PT. Equityworld Futures on Selasa, 27 Desember 2016
Label: Equity World, Label: Equityworld Futures, Label: PT Equityworld


Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengirim karangan bunga duka di rumah Ir Dodi Triono. Dalam karangan bunga tersebut Mensos mengucapkan duka cita kepada seluruh korban. "Jadi kami sudah melakukan pemeriksaan autopsi ya, namun hasil itu butuh beberapa segala macam dan lain lain, sampai saat ini kami belum dapat menyimpulkan," kata Yusuf usai serah terima jenzah korban pembunuhan Pulomas di RS Polri, Rabu (28/12). "Jika sudah kami dapatkan hasil, nanti kami serahkan ke penyidik," sambungnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kedokteran Kepolisian (Kabid Yandokpol) RS Polri, Kramat Jati,Jakarta Timur, Kombes Pol Yusuf Mawadi mengatakan, masih ada sejumlah tahapan pemeriksaan yang harus dilakukan untuk mendapatkan hasil tes yang akurat. Setelahnya, kata Yusuf, hasil akan diserahkan kepada penyidik untuk menentukan langkah selanjutnya.

Terlihat di lokasi, Jl Pulomas Utara No 7A, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016), karangan bunga duka cita tersebut diletakkan di depan rumah dan diikatkan pada sebuah pohon. Kalimat di dalamnya bertuliskan, 'Turut berduka cita ata meninggalnya Dodi Triono, Diona Arika Andra Putri, Dianita Gemma Dzalfayla, Amel, Yanto. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa'.

Menurut polisi yang berjaga di lokasi, karangan bunga diletakkan tadi malam. Warga yang penasaran akan apa yang terjadi di rumah tersebut masih terlihat mendatangi lokasi. Sebelumnya, polisi sudah mengautopsi seluruh jenazah korban pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Meski demikian, hasil autopsi belum bisa diumumkan kepada publik.

Polisi Belum Bisa Simpulkan Penyebab Kematian Korban Pembunuhan di Pulomas | PT Equityworld


Polisi sudah mengautopsi seluruh jenazah korban pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Meski demikian, hasil autopsi belum bisa diumumkan kepada publik.

Jenazah Amel, teman Gemma, yang turut tewas dalam kejadian ini akan dibawa keluarga ke Bekasi, Jawa Barat, untuk dimakamkan. Sementara dua korban lainnya yang merupakan sopir Dodi, Yanto dan Tasrok akan dimakamkan keluarga di kampung halamannya, masing-masing di Purbalingga dan Pemalang, Jawa Tengah. 

Kepala Bidang Pelayanan Kedokteran Kepolisian (Kabid Yandokpol) RS Polri, Kramat Jati,Jakarta Timur, Kombes Pol Yusuf Mawadi mengatakan, masih ada sejumlah tahapan pemeriksaan yang harus dilakukan untuk mendapatkan hasil tes yang akurat. Setelahnya, kata Yusuf, hasil akan diserahkan kepada penyidik untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Jadi kami sudah melakukan pemeriksaan autopsi ya, namun hasil itu butuh beberapa segala macam dan lain lain, sampai saat ini kami belum dapat menyimpulkan," kata Yusuf usai serah terima jenzah korban pembunuhan Pulomas di RS Polri, Rabu (28/12/2016). "Jika sudah kami dapatkan hasil, nanti kami serahkan ke penyidik," sambungnya. 

Lanjut Yusuf, sejauh ini hasil autopsi belum bisa mengidentifikasi apakah ada luka atau bekas kekerasan lain di tubuh para korban. Namun dia mengaku akan segera menyelesaikan pemeriksaan sesuai prosedur yang ada. 

"Pemeriksaannya karena multi ya banyak, nggak bisa dijelaskan, kalau hasil belum bisa menyimpulkannya, proses secepatnya, ini kan pelayanan prima ya kepada pasien, kita siapkan semuanya. Memang autopsi seperti itu, setelah diperiksa, pakai laboratorium juga, jadi belum selesai," tutur Yusuf. 

Seluruh jenazah korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga. Keenam jenazah korban akan dimakamkan di lokasi yang berbeda. Korban yang juga pemilik rumah, Ir Dodi Triono (59) serta dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9) rencananya akan dimakamkan di di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, hari ini.

GBK Bantah Korban Pembunuhan di Pulomas Terkait Proyek Renovasi | PT Equityworld


Direktur Umum Gelora Bung Karno, Bertho Darmo Poedjo Asmanto, membantah informasi yang mengatakan pengusaha Dodi Triono adalah pemenang tender atau terkait dengan tender proyek renovasi GBK yang saat ini sedang berlangsung.

Enam korban yang meninggal dalam peristiwa ini adalah pemilik rumah Dodi Triono (59), kedua putri Dodi: Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), teman Gemma: Amel (9), dan dua supir Dodi: Yanto dan Tasrok (40).

Lima korban yang selamat adalah anak Dodi: Zanette Kalila Azaria (13), tiga pembantu rumah tangga yaitu Emi (41), Fitriani (23) dan Windy (23), serta pengurus anak: Santi (22). Zanetta belum bisa memberi banyak keterangan kepada aparat, selain karena masih mengalami trauma, ia adalah seorang tuna rungu

Dodi Triono bersama dua putri, seorang teman putrinya dan dua supir ditemukan tewas di rumahnya di Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (27/12). Lima orang lainnya ditemukan dalam kondisi lemas karena dehidrasi dan luka-luka, dan kini dirawat di RS Kartika Pulomas.

Dodi Triono adalah pemilik perusahaan konsultan arsitektur PT. DA Internasional, yang merupakan salah satu mitra lama Gelora Bung Karno (GBK). Tetapi dalam pers release GBK yang diterima VOA Selasa sore (27/12) dinyatakan “terkait pemberitaan yang menyebut bahwa Ir. Dodi Triono adalah pemegang tender proyek renovasi SUGBK, sepanjang yang kami ketahui, almarhum tidak ada hubungan kerja langsung dalam proyek dimaksud”.

Namun GBK mengakui bahwa Dodi Triono adalah salah satu mitra kerja lama, yang berencana mengembangkan sebagian kawasan GBK yang tidak terkait langsung dengan pekerjaan renovasi GBK dalam rangka Asian Games 2018.

Pembunuhan di rumah keluarga Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, menarik perhatian luas masyarakat, karena banyaknya jumlah korban yang tewas dan luka-luka, serta tingkat kekejaman yang luar biasa.

Berdasarkan keterangan sementara saksi mata, sedikitnya dua pelaku mengunci 11 korban di dalam sebuah kamar mandi tertutup berukuran 1,5 X 1,5 meter yang tidak dilengkapi jendela. Beberapa korban sempat dilukai terlebih dahulu sebelum dimasukkan dalam kamar mandi itu.

Upaya kesebelas korban meminta pertolongan sia-sia, karena letak kamar mandi yang berada di bagian belakang rumah yang berukuran sangat besar. Korban dikunci sejak Senin sore (26/12) hingga Selasa pagi (27/12), ketika teman seorang anak korban datang ke rumah itu dan curiga dengan kondisi di dalam rumah. Ia segera meminta bantuan para tetangga, yang kemudian mengontak polisi.



PT Equityworld



0 Response to "Mensos Khofifah Kirim Karangan Bunga ke Rumah Ir Dodi | PT Equityworld"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social media

PT Equityworld Futures

  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Medan
  • PT Equityworld Futures Semarang
  • PT Equityworld Futures SSC
  • PT Equityworld Futures Manado
  • PT Equityworld Futures Surabaya
  • PT Equityworld Futures Samarinda
  • PT Equityworld Futures Cyber 2
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat

POPULAR POSTS

  • Jokowi Minta Aset TNI Didata Ulang | Equityworld Futures
    Presiden Joko Widodo meminta agar dilakukan pendataan ulang aset-aset TNI. Hal ini menurut dia bertujuan untuk optimalisasi aset TNI. Jok...
  • 6 Orang Tewas Disekap Perampok di Pulomas | Equityworld Futures
    Enam orang meninggal dunia diduga akibat kehabisan oksigen setelah disekap perampok di ruangan berukuran 1,5 meter x 1,5 meter, di sebuah...
  • Wakasal Arie Sembiring Meninggal Dunia | PT Equityworld
    Arie meninggalkan seorang istri, Ny. RR Maria Dian Marliana, dan tiga orang anak, Claudia Mary Josephine Sembiring Meliala, Antonius Anta...
  • 11 Ribu Peserta Ikuti Apel Nusantara Bersatu di Papua | Equity World
    Sekitar sebelas ribu warga dari berbagai kalangan mengikuti apel Nusantara Bersatu di Jayapura, Papua hari ini. Tokoh lintas agama mengaj...
  • KAI Gelar Bazar UMKM di 14 Stasiun | PT Equityworld
    PT Kereta Api Indonesia menggelar bazar usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di 14 stasiun sebagai bentuk sinergi perusahaan Badan Usaha M...
  • Harga Emas Antam Naik Rp1.000 | Equityworld Futures
    Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mengalami kenaikan harga pada hari ini. Tercatat, harga emas antam naik Rp1...
  • Jokowi Resmikan PLBN Entikong | Equity World
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (21/12/2016). Jokowi dan Iriana ...
  • Anies: Republik ini Dirancang Melindungi Semua Golongan | Equityworld Futures
    Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan akan memberi perhatian mengenai persatuan di Jakarta. Hal ini disampaikan pad...
  • Hak Politik Ratu Atut Dicabut |
    Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, tidak bisa memilih saat Pemilihan Gubernur Banten pada bulan Februari 2017 mendatang. Hal ini...
  • Pengacara Optimis Hakim Tak Lanjutkan Kasus Ahok | Equityworld Futures
    Sidang dengan agenda putusan sela kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar sebentar lagi. Hakim ...

PT Equityworld Futures

Memuat...

Label

  • Equity World
  • Equityworld Futures
  • equityworlf futures
  • PT Equityworld
  • PT Equityworld Futures Pusat
Copyright 2014 PT. Equityworld Futures. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger