PT. Equityworld Futures

Official Website

  • PT Equityworld Futures
  • Profil PT Equityworld Futures
  • Legalitas PT Equityworld Futures
  • Fasilitas dan Layanan PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Linkedin
  • DROPDOWN MENU
Home » Equity World » Equityworld Futures » PT Equityworld » Cari Uang dari YouTube Makin Susah

Cari Uang dari YouTube Makin Susah

Posted by PT. Equityworld Futures on Kamis, 06 April 2017
Label: Equity World, Label: Equityworld Futures, Label: PT Equityworld

PT Equityworld Futures

Untuk bisa monetisasi, Youtuber harus punya viewer minimal 10 ribu | PT Equityworld Futures 


Mencari pendapatan atau uang di situs berbagi video YouTube bakal makin susah. Pasalnya, YouTube baru saja memperketat aturan seputar pemasangan iklan di video.

Akun yang tidak berhasil mendapatkan jumlah view tersebut tidak akan bisa memasang iklan. Jika ada iklan, YouTube bisa saja langsung bertindak menurunkan iklan tersebut.

Dalam aturan tersebut, sebuah akun baru diperbolehkan mengikuti program pemasangan iklan setelah mendapatkan jumlah view sebanyak 10.000 di channel pembuat video. 

“Dalam beberapa pekan kami akan mengadakan proses peninjauan untuk kreator yang mendaftar ke YouTube Partner Program. Setelah kreator itu mencapai 10.000 view di salurannya (channel), maka kami akan meninjau kesesuaian kegiatan mereka dengan kebijakan kami,” ujar Vice President of Product Management YouTube, Ariel Bardin.

Sekitar lima tahun lalu, YouTube membebaskan bagi siapapun untuk bergabung menjadi partner. Para kreator video yang tergabung sebagai partner bisa memanfaatkan fitur monetisasi di YouTube.

“Jika semuanya terlihat bagus, maka kami akan masukan saluran tersebut ke YouTube Partner Program dan mulai memasang iklan di video mereka,” imbuhnya.

Dengan menerapkan syarat baru dalam hal pemasangan iklan, YouTube berharap bisa mengantisipasi masalah pencurian konten tersebut.

Syarat 10.000 view diharap bisa memberi waktu untuk perusahaan mencari informasi mengenai saluran yang mengunggah konten. Di sisi lain syarat tersebut dianggap masih mudah tercapai sehingga tidak membuat kreator independen jadi malas bergabung dan membuat video.

Program monetisasi ini mengizinkan YouTube untuk memasang iklan di tiap video partner. Sebagai kompensasinya, partner bisa mendapatkan uang dari iklan tersebut.

Sebagaimana dilansir dari The Verge, Jumat (7/4/2017), kebebasan mengunggah dan memasang iklan yang diterapkan lima tahun lalu telah membantu YouTube tumbuh jadi platform video web terbesar. Tapi metode ini sebenarnya memiliki masalah.

Masalah yang dimaksud adalah banyaknya orang yang membuat akun, lalu mengunggah berbagai konten "curian" atau hasil comot dari partner lain. Konten yang dicuri adakalanya berasal dari label rekaman besar, studio film, atau karya kreator YouTube populer.

Cari Uang di YouTube, Cek Perubahan Besarnya | PT Equityworld Futures 


Dikutip dari Mashable, Jumat 7 April 2017, dalam pengumuman perubahan besarnya, YouTube menyaratkan Youtuber atau kreator yang ingin mendapatkan uang di platform video ini harus punya penonton atau viewer minimal 10 ribu. Setelah mencapai jumlah penonton tersebut, Youtuber tersebut baru bisa menjalankan iklan pada saluran mereka. 

YouTube beralasan ambang batas baru tersebut akan menjadi bekal untuk menentukan validasi saluran yang diciptakan Youtuber. 

YouTube sudah menjadi media baru untuk mencari uang dengan video. Namun siap-siap saja bagi Youtuber, sebab YouTube kemarin mengumumkan perubahan besar program untuk monetisasi pada platformnya. 

"Ambang batas baru ini juga memungkinkan kami untuk mengonfirmasi sebuah saluran mengikuti pedoman komunitas dan kebijakan periklanan kami," jelas Vice President Product Management YouTube, Ariel Bardin dalam keterangannya di blog perusahaan. 

Perubahan kebijakan monetisasi YouTube itu muncul setelah beberapa waktu lalu muncul iklan pada saluran video ekstremis dan mendukung ujaran kebencian. Dampak dari hal itu, YouTube pada bulan lalu melakukan perubahan sistem iklan untuk memastikan kendali yang lebih baik di masa depan. 

Perubahan kebijakan iklan itu juga untuk muncul usai banyaknya keluhan pengguna atas feebooting, atau video populer yang diunggah kembali tanpa izin. 

Program monetisasi di YouTube pertama lahir dari YouTube Partner Program yang diciptakan pada 2007. Kemudian pada 2012, YouTube membuka program monetisasi ini ke semua kreator di platformnya

Bardin menjelaskan, ambang batas 10 ribu penonton itu, maka Youtube akan memastikan bisa memandu keinginan dan ambisi sang kreator di YouTube.

YouTube menegaskan, pendapatan saluran Youtuber sebelum keputusan perubahan ini tak akan terdampak.

PT Equityworld

0 Response to "Cari Uang dari YouTube Makin Susah"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social media

PT Equityworld Futures

  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Medan
  • PT Equityworld Futures Semarang
  • PT Equityworld Futures SSC
  • PT Equityworld Futures Manado
  • PT Equityworld Futures Surabaya
  • PT Equityworld Futures Samarinda
  • PT Equityworld Futures Cyber 2
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat

POPULAR POSTS

  • Jokowi Minta Aset TNI Didata Ulang | Equityworld Futures
    Presiden Joko Widodo meminta agar dilakukan pendataan ulang aset-aset TNI. Hal ini menurut dia bertujuan untuk optimalisasi aset TNI. Jok...
  • 6 Orang Tewas Disekap Perampok di Pulomas | Equityworld Futures
    Enam orang meninggal dunia diduga akibat kehabisan oksigen setelah disekap perampok di ruangan berukuran 1,5 meter x 1,5 meter, di sebuah...
  • Wakasal Arie Sembiring Meninggal Dunia | PT Equityworld
    Arie meninggalkan seorang istri, Ny. RR Maria Dian Marliana, dan tiga orang anak, Claudia Mary Josephine Sembiring Meliala, Antonius Anta...
  • 11 Ribu Peserta Ikuti Apel Nusantara Bersatu di Papua | Equity World
    Sekitar sebelas ribu warga dari berbagai kalangan mengikuti apel Nusantara Bersatu di Jayapura, Papua hari ini. Tokoh lintas agama mengaj...
  • KAI Gelar Bazar UMKM di 14 Stasiun | PT Equityworld
    PT Kereta Api Indonesia menggelar bazar usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di 14 stasiun sebagai bentuk sinergi perusahaan Badan Usaha M...
  • Harga Emas Antam Naik Rp1.000 | Equityworld Futures
    Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mengalami kenaikan harga pada hari ini. Tercatat, harga emas antam naik Rp1...
  • Jokowi Resmikan PLBN Entikong | Equity World
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (21/12/2016). Jokowi dan Iriana ...
  • Anies: Republik ini Dirancang Melindungi Semua Golongan | Equityworld Futures
    Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan akan memberi perhatian mengenai persatuan di Jakarta. Hal ini disampaikan pad...
  • Hak Politik Ratu Atut Dicabut |
    Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, tidak bisa memilih saat Pemilihan Gubernur Banten pada bulan Februari 2017 mendatang. Hal ini...
  • Pengacara Optimis Hakim Tak Lanjutkan Kasus Ahok | Equityworld Futures
    Sidang dengan agenda putusan sela kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar sebentar lagi. Hakim ...

PT Equityworld Futures

Memuat...

Label

  • Equity World
  • Equityworld Futures
  • equityworlf futures
  • PT Equityworld
  • PT Equityworld Futures Pusat
Copyright 2014 PT. Equityworld Futures. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger