PT. Equityworld Futures

Official Website

  • PT Equityworld Futures
  • Profil PT Equityworld Futures
  • Legalitas PT Equityworld Futures
  • Fasilitas dan Layanan PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Linkedin
  • DROPDOWN MENU
Home » Equity World » Equityworld Futures » PT Equityworld » IHSG Diprediksi 'Kurang Darah', Terimbas Geopolitik Timteng

IHSG Diprediksi 'Kurang Darah', Terimbas Geopolitik Timteng

Posted by PT. Equityworld Futures on Selasa, 11 April 2017
Label: Equity World, Label: Equityworld Futures, Label: PT Equityworld

PT Equityworld Futures

Konflik militer membuat pelaku pasar berhati-hati | PT Equityworld Futures 


Kepala riset First Asia Capital David Sutyanto mengungkapkan, Amerika Serikat (AS) disebut-sebut oleh Rusia sedang merencanakan serangan baru ke Suriah. Sementara, AS sedang mengirimkan pasukan tempurnya ke kawasan Korea Peninsula dengan tujuan memaksa Korea Utara menghentikan percobaan rudal nuklirnya.

"Komentar pemimpin kedua negara tersebut membuat peluang konflik militer semakin terbuka," ujarnya dalam risetnya, dikutip Rabu (12/4).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahannya hari ini, Rabu (12/4), terimbas masih tingginya kekhawatiran risiko geopolitik di kawasan Asia dan Timur Tengah.

David meniai, pelaku pasar akan lebih berhati-hati dalam bertransaksi. Meski demikian, pergerakan IHSG masih bisa bertahan dan tidak jatuh terlalu dalam yang ditopang oleh harga minyak dunia. Sehingga, pelaku pasar akan melakukan aksi beli selektif terhadap saham sektor energi.

"IHSG diperkirakan bergerak di level 5.600 hingga 5.650 rawan koreksi lanjutan," imbuh David.

Kondisi ini jelas membuat pergerakan bursa saham Wall Street melemah tadi malam. Dow Jones turun 0,03 persen, S&P500 terkoreksi 0,14 persen, termasuk Nasdaq yang melorot 0,24 persen. 

Kemarin, IHSG kembali mengalami koreksi ditutup di level 5.627 atau turun 16,36 poin (0,3 persen). Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual yang dilakukan pelaku pasar terhadap saham perbankan dan konsumsi. Sementara, sentimen eksternal datang dari ketegangan politik di kawasan Asia. 

Sementara itu, analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memperkirakan, IHSG masih berpotensi berbalik arah menguat dalam jangka panjang didukung oleh data ekonomi dalam negeri dan dana asing yang masuk (capital inflow). 

"Sisi fundamental perekonomian kita masih cenderung stabil terlihat dari data ekonomi yang telah dan akan terlansir. Hari ini IHSG berpotensi menguat," papar William dalam risetnya.

Untuk jangka pendek sendiri, penguatan IHSG diprediksi terbatas. Menurut dia, hari ini IHSG akan bergerak dalam rentang support 5.609 dan resisten 5.698. 

IHSG Diprediksi Masih Tertekan | PT Equityworld Futures 


Kepala Riset dari MNC Securities Edwin Sebayang mengungkapkan, penurunan IHSG didorong meningkatnya tensi geopolitik disertai indikasi perlambatan ekonomi Indonesia.

"Kombinasi turunnya harga saham emiten asal Indonesia yang diperdagangkan di bursa Amerika Serikat I Shares MSCI Indonesia ETF (EIDO) 0,15 persen, indeks Dow sebesar 0,03 persen, nikel sebesar 2,35 persen, dan timah sebesar 1,17 persen menjadikan IHSG diperkirakan berpotensi kembali turun di hari Rabu," kata Edwin melalui keterangan tertulisnya.

Selain itu, valuasi harga IHSG juga lebih mahal dibandingkan indeks bursa Asia lainnya. Meski demikian, aksi beli asing masih tercatat sebesar Rp 558,37 miliar. Sehingga di hari ke-19 net buy asing tercatat Rp 12,8 triliun.

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (12/4/2017) diperkirakan berpotensi kembali turun, setelah tiga hari perdagangan berturut-turut terjerembab hampir satu persen.

IHSG pada penutupan perdagangan Selasa (11/4/2017) berada di level 5.627,93 atau terperosok 52,30 poin (0,92 persen) dibandingkan penutupan 6 Maret 2017 yang berada di level 5.680,23.

MNC Securities memberikan rekomendasi beli untuk saham-saham di antaranya AKRA, ANTM, TLKM, ADHI, PTPP, serta UNTR. Adapun rekomendasi tahan diberikan untuk saham-saham diantaranya JPFA, CPIN, ADRO, ISSP, ASII, TOTL, BBTN, HRUM, PTBA, dan ITMG.

Selain itu, rekomendasi tahan juga diberikan untuk PGAS, SMGR, WIKA, WSKT, BBNI, serta GGRM.

Edwin memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 5.591-5.660. Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan akan bergerak dalam rentang 13.205-13.335.

Equity World

0 Response to "IHSG Diprediksi 'Kurang Darah', Terimbas Geopolitik Timteng"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social media

PT Equityworld Futures

  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Medan
  • PT Equityworld Futures Semarang
  • PT Equityworld Futures SSC
  • PT Equityworld Futures Manado
  • PT Equityworld Futures Surabaya
  • PT Equityworld Futures Samarinda
  • PT Equityworld Futures Cyber 2
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat

POPULAR POSTS

  • Jokowi Minta Aset TNI Didata Ulang | Equityworld Futures
    Presiden Joko Widodo meminta agar dilakukan pendataan ulang aset-aset TNI. Hal ini menurut dia bertujuan untuk optimalisasi aset TNI. Jok...
  • 6 Orang Tewas Disekap Perampok di Pulomas | Equityworld Futures
    Enam orang meninggal dunia diduga akibat kehabisan oksigen setelah disekap perampok di ruangan berukuran 1,5 meter x 1,5 meter, di sebuah...
  • Wakasal Arie Sembiring Meninggal Dunia | PT Equityworld
    Arie meninggalkan seorang istri, Ny. RR Maria Dian Marliana, dan tiga orang anak, Claudia Mary Josephine Sembiring Meliala, Antonius Anta...
  • 11 Ribu Peserta Ikuti Apel Nusantara Bersatu di Papua | Equity World
    Sekitar sebelas ribu warga dari berbagai kalangan mengikuti apel Nusantara Bersatu di Jayapura, Papua hari ini. Tokoh lintas agama mengaj...
  • KAI Gelar Bazar UMKM di 14 Stasiun | PT Equityworld
    PT Kereta Api Indonesia menggelar bazar usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di 14 stasiun sebagai bentuk sinergi perusahaan Badan Usaha M...
  • Harga Emas Antam Naik Rp1.000 | Equityworld Futures
    Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mengalami kenaikan harga pada hari ini. Tercatat, harga emas antam naik Rp1...
  • Jokowi Resmikan PLBN Entikong | Equity World
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (21/12/2016). Jokowi dan Iriana ...
  • Anies: Republik ini Dirancang Melindungi Semua Golongan | Equityworld Futures
    Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan akan memberi perhatian mengenai persatuan di Jakarta. Hal ini disampaikan pad...
  • Hak Politik Ratu Atut Dicabut |
    Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, tidak bisa memilih saat Pemilihan Gubernur Banten pada bulan Februari 2017 mendatang. Hal ini...
  • Pengacara Optimis Hakim Tak Lanjutkan Kasus Ahok | Equityworld Futures
    Sidang dengan agenda putusan sela kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar sebentar lagi. Hakim ...

PT Equityworld Futures

Memuat...

Label

  • Equity World
  • Equityworld Futures
  • equityworlf futures
  • PT Equityworld
  • PT Equityworld Futures Pusat
Copyright 2014 PT. Equityworld Futures. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger