PT. Equityworld Futures

Official Website

  • PT Equityworld Futures
  • Profil PT Equityworld Futures
  • Legalitas PT Equityworld Futures
  • Fasilitas dan Layanan PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Linkedin
  • DROPDOWN MENU
Home » equityworlf futures » DPD Terima Hasil Pemeriksaan LKPP 2016 dari BPK

DPD Terima Hasil Pemeriksaan LKPP 2016 dari BPK

Posted by PT. Equityworld Futures on Selasa, 23 Mei 2017
Label: equityworlf futures

Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya akan segera DPD pelajari | Equityworld Futures
equityworlf futures

Selain itu, politisi asal Kalimantan Barat itu menginformasikan kembali bahwa hasil pemeriksaan BPK terhadap anggaran DPD tahun Anggaran 2016 kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hasil ini telah diraih secara berturut-turut sejak tahun 2006. “Kami meminta agar sekretariat jenderal DPD dapat terus mempertahankan prestasi ini dan BPK dapat senantiasa melakukan pembinaan dan pengawalan terhadap penggunaan anggaran negara di DPD,” kata Oesman Sapta.Pada kesempatan itu, Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara menjelaskan bahwa sudah 12 tahun pemerintah telah berhasil memperoleh opini WTP terhadap LKPP sejak tahun 2004.  Pemerintah menurutnya telah berupaya membangun single database melalui e-rekon dan sistem penyusunan LKPP yang lebih baik.

Upaya untuk perbaikan yang dilakukan pemerintah terlihat pada pencapaian opini WTP atas 73 Laporan Keuangan Kementrian Negara atau Lembaga (LKKL) dan satu laporan keuangan Bendahara Umum Negara (BUN). “Jumlah ini mencapai 84 persen dibanding tahun lalu hanya 65 persen LKKL yang memperoleh WTP,” ujar Moermahadi.BPK juga memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada delapan LKKL sekitar sembilan persen. Serta opini Tidak Memberikan Pendapatan  (TMP) pada LKKL sekitar tujuh persen. Opini WDP atas delapan LKKL dan opini TMP atas enam LKKL tersebut tidak berpengaruh secara material terhadap LKPP tahun 2016.Sebelum dilakukannya penyerahan hasil laporan pemeriksaan BPK, Pimpinan DPD juga memimpin upacara pengucapan sumpah Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa S.IP., MH. Ia menggantikan Irman Gusman politisi asal Provinsi Sumatera Barat.

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia menerima hasil laporan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2016 dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya akan segera DPD pelajari dan tindaklanjuti sesuai dengan amanah UUD Negara RI 1945.Ketua DPD RI Dr. Oesman Sapta mengatakan DPD akan menindaklanjuti dengan kementerian lembaga terkait melalui alat kelengkapan sesuai dengan lingkup tugasnya. Ia berharap temuan tersebut segera ditindaklanjuti agar tidak mempengaruhi manfaat yang diterima oleh rakyat dan daerah dari kebijakan yang diterapkan pemerintah.

“DPD juga berharap agar pemerintah dapat lebih fokus dalam mengelola anggaran program yang langsung berpengaruh terhadap daerah,” ujar Oesman Sapta saat Sidang Paripurna Luar Biasa di Nusantara V Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (23/5).Oesman Sapta menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan LKPP 2016 tersebut DPD menugaskan Komite IV DPD dan Badan Akuntablitas Publik (BAP) DPD guna membahas hasil laporan BPK. Selanjutnya sebagai bahan pembahasan, akan menyerahkan LKPP tahun 2016 kepada pimpinan Komite IV dan pimpinan BAP. “Sesuai dengan tugas konstitusional DPD, kami percaya bahwa dokumen BPK ini juga akan menjadi bahan bagi para anggota DPD dalam tugasnya di daerah mencakup penyelesaian aspirasi dan fungsi pengawasan,” ujar Oesman Sapta.

Respons Menpora Pasca Dimarahi Jokowi Soal Opini Disclaimer | Equityworld Futures 

"Nanti kita evaluasi juga dari pihak ketiga, kita juga akan bentuk task force," kata Imam di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (23/5/2017).Berbeda dengan Kemenpora, Menteri Pertanian Amran Sulaiman justru lebih baik. Pihaknya dalam menyusun laporan keuangan selalu melakukan pengecekan secara menyeluruh.Menurut Amran, pengecekan secara menyeluruh yang telah dilakukan berbuah hasil dengan mendapatkan opini WTP dari BPK untuk pertama kalinya."Kita turun sampai ke bawah, dan kami monitor, tidak ada ampun. Kita kejar WTP dan kita har pertahankan," kata Amran. Di tempat berbeda, Plt Sekjen Kemeterian Perindustrian, Haris Munandar mengatakan, predikat WTP dari BPK menjadi prestasi untuk yang kesembilan kali secara berturut-turut di dapatkan.

Meski demikian, kata Haris, Kementerian Perindustrian akan tetap meningkatkan akuntabilitas, transparansi dalam menyusun laporan keuangan."Bagaimana memenuhi rekomendasi dari BPK, kita bermitra dengan Irjen kita, inspektorat kan bagian dari kita yang mendampingi kita bagaimana supaya dalam kaitan pertanggungjawaban keuangan bisa sesuai dengan yang diinginkan," jelasnya.
Apalagi, kata Haris, ada beberapa kebijakan yang harus diterapkan kementerian/lembaga, seperti pemangkasan anggaran yang dilakukan pada pertengahan tahun 2016."Ada program-program prioritas kita yang harus kita lakukan realokasi, mana yang lebih prioritas dari yang prioritas tadi. Ini yang perlu kita lakukan," tambahnya.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memastikan dari 84 terdapat 73 kementerian/lembaga yang laporan keuangannya mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP).Ada juga yang mendapatkan peringkat buruk, yaitu Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan opini Disclaimer atau Tidak Menyatakan Pendapat. Sehingga Jokowi pun menunjukkan kemarahannya secara langsung. Menpora Imam Nahrawi memastikan akan melakukan evaluasi terhadap laporan keuangannya. Ia pun akan membentuk tim khusus untuk mengatasi persoalan tersebut.

Pemerintah Raih Predikat WTP dari BPK | Equityworld Futures

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Moermahadi Soerja Djanegara (tengah) menyampaikan pidato dalam acara Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2016 di Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5).

BPK memberikan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap LKPP Tahun 2016 yang merupakan pemeriksaan atas pertanggungjawaban pemerintah pusat atas pelaksanaan APBN 2016. Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Presiden Joko Widodo (kiri) menerima Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2016 dari Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Moermahadi Soerja Djanegara di Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5). BPK memberikan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap LKPP Tahun 2016 yang merupakan pemeriksaan atas pertanggungjawaban pemerintah pusat atas pelaksanaan APBN 2016.


Equityworld Futures 

0 Response to "DPD Terima Hasil Pemeriksaan LKPP 2016 dari BPK"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social media

PT Equityworld Futures

  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures
  • PT Equityworld Futures Medan
  • PT Equityworld Futures Semarang
  • PT Equityworld Futures SSC
  • PT Equityworld Futures Manado
  • PT Equityworld Futures Surabaya
  • PT Equityworld Futures Samarinda
  • PT Equityworld Futures Cyber 2
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat
  • PT Equityworld Futures Pusat

POPULAR POSTS

  • Jokowi Minta Aset TNI Didata Ulang | Equityworld Futures
    Presiden Joko Widodo meminta agar dilakukan pendataan ulang aset-aset TNI. Hal ini menurut dia bertujuan untuk optimalisasi aset TNI. Jok...
  • 6 Orang Tewas Disekap Perampok di Pulomas | Equityworld Futures
    Enam orang meninggal dunia diduga akibat kehabisan oksigen setelah disekap perampok di ruangan berukuran 1,5 meter x 1,5 meter, di sebuah...
  • Wakasal Arie Sembiring Meninggal Dunia | PT Equityworld
    Arie meninggalkan seorang istri, Ny. RR Maria Dian Marliana, dan tiga orang anak, Claudia Mary Josephine Sembiring Meliala, Antonius Anta...
  • 11 Ribu Peserta Ikuti Apel Nusantara Bersatu di Papua | Equity World
    Sekitar sebelas ribu warga dari berbagai kalangan mengikuti apel Nusantara Bersatu di Jayapura, Papua hari ini. Tokoh lintas agama mengaj...
  • KAI Gelar Bazar UMKM di 14 Stasiun | PT Equityworld
    PT Kereta Api Indonesia menggelar bazar usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di 14 stasiun sebagai bentuk sinergi perusahaan Badan Usaha M...
  • Harga Emas Antam Naik Rp1.000 | Equityworld Futures
    Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mengalami kenaikan harga pada hari ini. Tercatat, harga emas antam naik Rp1...
  • Jokowi Resmikan PLBN Entikong | Equity World
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (21/12/2016). Jokowi dan Iriana ...
  • Anies: Republik ini Dirancang Melindungi Semua Golongan | Equityworld Futures
    Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan akan memberi perhatian mengenai persatuan di Jakarta. Hal ini disampaikan pad...
  • Hak Politik Ratu Atut Dicabut |
    Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, tidak bisa memilih saat Pemilihan Gubernur Banten pada bulan Februari 2017 mendatang. Hal ini...
  • Pengacara Optimis Hakim Tak Lanjutkan Kasus Ahok | Equityworld Futures
    Sidang dengan agenda putusan sela kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar sebentar lagi. Hakim ...

PT Equityworld Futures

Memuat...

Label

  • Equity World
  • Equityworld Futures
  • equityworlf futures
  • PT Equityworld
  • PT Equityworld Futures Pusat
Copyright 2014 PT. Equityworld Futures. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger